Tuesday, August 3, 2010

Puisi Bulan Kepada Malam


Pada suatu ketika
Di mana langit terlalu kelam
Suram menaburkan hitam di mana-mana
Telah berkuburnya sekeping hati
Mati dibunuh segerombolan janji

Datang dia entah dari pelusuk mana
Membawa segenggam pelangi dan secangkir bicara
Lalu dia tebarkan jala sapta warna dan panca rangkai kata
Menyihir kuburan jiwa dan menyeru nyawa
Perlahan nafas memainkan gita

Di malam hari ini
Dongaklah mengintai bulan di langit tinggi
Cahaya peraknya benar membelai
Gemilang menenangkan resah qalbi
Menjanjikan euforia sehijau musim semi

Duhai malam yang mengusir derita dan menjemput bahagia
Bulankan kekal bersinar meraikan jiwa

5 comments:

  1. aduh anne, aku tah bila boleh buat sajak ini macam..setakat ni jd pengagum sajak org je..haha

    ReplyDelete
  2. Pool,
    Aku pun tengah berusaha.
    Tak bagus mana pun lagi sajak aku nih.
    Weh, ko bukan boleh tulis sajak ke?
    Pernah masuk Buletin Beringin, kan?

    ReplyDelete
  3. anne,
    yg tak kira..tu sebab kena suruh buat..yg itu pun tah apa2 tah aku buat..hehe

    ReplyDelete
  4. Anne, rasa sajak ko cam tiramisu ")

    ReplyDelete
  5. Pool,
    Mana boleh tak kira?
    Sajak tu baguslah!
    Aku ada simpan beringin tu... ;)

    Jiha,
    Tiramisu...?
    Pahit manis kehidupan.
    I like!
    Huhuhuhu...

    ReplyDelete